Wanita Pemeran Video Porno di Jambi Diperas Pria , Pelaku Ditahan Polisi

0
105

 

Bukatutup.net- Polisi mengatakan ada seorang pria, MF, yang diduga memeras wanita pemeran video porno viral di Jambi, DMP. Pria itu disebut memeras DMP agar video bugilnya tak disebar.

“Setelah DMP diamankan, lalu dia mengaku merasakan kerugian dari itu, karena ada pria yang meminta uang dari kejadian videonya yang beredar di situs dewasa itu. Lalu dia berikan uang itu agar tidak tersebar informasinya, tetapi informasi itu beredar di medsos,” ujar Kasat Reskrim Polres Merangin AKP Firdon Marpaung kepada wartawan, Selasa (24/11/2020).

Polisi mengatakan MF telah ditangkap dan ditahan. MF ditangkap karena diduga melanggar UU ITE.

“Pria itu berinisial MF, dia sekarang sudah ditahan karena kasus ITE pemerasan. Dan DMP tidak kita tahan karena anak di bawah umur, namun tetap akan kita terusi kasus ini yang mana akan dikenakan kasus pornografi,” ucap Firdon.

Sebelumnya, polisi meningkatkan status perkara video porno ini dari penyelidikan ke penyidikan. DMP kini berstatus tersangka.

“Kasus ini bermula ketika kita mendapatkan informasi yang beredar dari salah satu media sosial terkait adanya kasus video porno seorang perempuan yang tersebar di aplikasi dewasa. Lalu kita selidiki dan dapatlah perempuan itu untuk kita amankan dan kita periksa. Dari situ kita tanya ternyata adegan porno itu memang dilakukannya dan sengaja ditayangkan di aplikasi itu,” kata Kapolres Merangin AKBP Irwan Andi Purnawan.

DMP diduga mendapat Rp 8 juta dari aksi bugilnya itu. Polisi mengatakan DMP bugil setelah diminta followers-nya.

“Jadi DMP ini punya aplikasi yang mana aplikasi itu bisa live streaming gitu dan bisa mendapatkan uang dari sana. Lalu dari aplikasi itu, adegan yang ditampilkannya tersebut awalnya sempat biasa-biasa saja, namun di waktu 2 menit terakhir DMP diminta followers-nya di aplikasi tersebut untuk lakukan adegan telanjang gitu dengan diberikan gift dan DMP menyetujui. Nah, di situlah mulai terjadi adegan porno itu dan tersebar di situs dewasa kemudian viral di medsos,” kata Kasat Reskrim Polres Merangin, AKP Firdon.

Polisi tak menahan DMP lantaran berusia di bawah umur. Polisi kemudian menyita ponsel, buku rekening, kartu ATM, dan slip penarikan uang keuntungan sebesar Rp 8 juta.

 

Sumber:detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here