Wanita Lombok yang Dibunuh dan Mayatnya Dikubur di Fondasi Rumah Sedang Hamil

0
107

Bukatutup.net- Polisi mengungkap kasus pembunuhan wanita berinisial MA (30) di Lombok yang mayatnya dikubur di dasar fondasi rumah yang akan dibangun. Korban disebutkan dalam kondisi hamil.

“Motifnya adalah asmara. Kami mendapatkan informasi dari pihak keluarga korban, bahwa korban ini dibawa oleh pelaku, korban dalam keadaan hamil. Jadi motifnya adalah asmara gelap. Yang mana korban ini sebetulnya telah memiliki suami tapi bekerja di luar negeri,” kata Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah AKP I Putu Agus Indra Permana, Kamis (3/12/2020).

Agus mengatakan kasus ini awalnya terbongkar ketika korban MA dan pelaku FA dilaporkan warga desa sebagai pelaku kasus perzinahan tiga bulan yang lalu. Namun dalam laporan tersebut, polisi tidak berhasil mengungkap karena korban MA tidak bisa ditemui untuk dimintai keterangan.

Rupanya sejak saat itu korban dinyatakan hilang. Sementara beberapa hari setelah dilaporkan, pelaku FA ditangkap atas dugaan pelaku perzinaan.

“Laporan awal, korban dilaporkan sebagai korban perzinahan tapi tidak terbukti. Dan kami mencoba untuk melakukan pencarian terhadap korban yang mana korban sempat hilang. Kemudian dari hasil penyelidikan dan lebih intens kami mendalami, sehingga ada petunjuk, dimana petunjuk ini mengarah pada pelaku sehingga pada hari ini kami temukan korban dalam kondisi meninggal,” ujarnya.

Agus mengatakan korban diduga hamil karena hasil hubungan gelap dengan korban. Pelaku membunuh korban karena khawatir diketahui perbuatannya itu oleh orang lain.

Dia menyebut pihaknya belum memastikan apakah korban benar-benar hamil oleh pelaku. Untuk itu lanjutnya akan dilakukan autopsi oleh tim forensik Biddokkes Polda NTB.

“Yang hamili korban, ini masih kita dalami mendalam, kita tunggu hasil autopsi dari dokter forensik,” tuturnya.

Meski begitu, pelaku sudah mengakui membunuh korban dengan memberi racun, lalu mengubur jasadnya dan membawanya ke fondasi rumah.

“Pelaku sudah kami proses penyidikan kami sudah tangkap dan ke depannya akan kami lakukan penahanan, pelaku mengakui perbuatannya itu dengan motif yang saya sampaikan dengan cara meracun korban,” jelasnya.

Akibat perbuatannya ini, pelaku diancam hukuman 20 tahun penjara hingga hukuman seumur hidup karena melanggar pasal 340 tengah pembunuhan.

(idn/idn)

Sumber:detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here