Viral Video Mesum Sepasang Honorer Dalam Mobil Di Pantai Bintan Di Panggil Pemda

0
123

Bukatutup.net- Jagat dunia maya dihebohkan oleh video viral berisi aparatur sipil negara (ASN) berbuat mesum. Aksi mesum itu dilakukan di Pantai Trikora, BintanTanjung PinangKepulauan Riau (Kepri).

Aksi mesum sepasang ASN berseragam itu berawal dari video viral berdurasi 32 detik, seperti dilihat Rabu (4/11/2020). Dari video viral itu, tampak sejumlah orang menggerebek pria dan wanita yang ada di dalam mobil.

Sepasang sejoli itu mengenakan baju PNS. Warga yang curiga kemudian menggedor mobil dan menanyakan perbuatan yang dilakukan kedua pria dan wanita itu.

Pria di dalam mobil lalu pindah ke jok depan setelah menaikkan celananya. Sementara sang wanita berupaya menepis sorotan kamera dan menutupi dirinya.

Pria yang berbuat mesum itu kemudian malah menyalakan mobil dan tancap gas. Tak ada penjelasan rinci kapan peristiwa itu terjadi.

“Terkait hal tersebut kita tindak lanjuti koordinasikan dengan instansi pemda karena diduga honorer Pemda Bintan dan bila ada laporan terkait kasus perzinaan maka kita proses sesuai UU karena merupakan delik aduan,” kata Kabid Humas Polda Kepri Kombes Harry Goldenhardt.

Esok harinya, polisi mengungkapkan fakta terbaru. Rupanya sepasang sejoli ASN berbuat mesum itu merupakan tenaga honorer. Ceritanya ada di halaman selanjutnya.

“Kita sudah koordinasi dengan pemda, dan pemda juga sudah langsung tindak lanjuti terkait dengan oknum honorer,” kata Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono saat dihubungi, Kamis (5/11/2020).

“Dua-duanya honorer, iya honorer pemda, pegawai kontraklah,” imbuhnya.

Kedua ASN honorer berbuat mesum itu sudah dipanggil pihak pemda. Sanksi juga telah diberikan.

“Hari itu juga langsung di-follow up, sudah dipanggil (pemkab) sudah diproses. (Soal sanksi) itu koordinasi dengan pemkab langsung,” ujarnya.

Video viral pasangan ASN honorer mesum itu direkam berlokasi di Pantai Trikora, Bintan. Polisi akan memproses bila ada pengaduan.
“Seandainya ada laporan, karena itu delik aduan, iya kita akan proses apabila ada pengaduan,” tuturnya.

sumber:detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here