Rumah-Mobil Pendukung Petahana di Luwu Utara Dibakar, 2 Pelaku Ditangkap

0
124

Bukatutup.net-Polisi menangkap dua pelaku penyerangan dan pembakaran satu unit rumah serta tiga unit mobil milik relawan calon Bupati petahana Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan, Indah Putri Indriani. Kedua pelaku berinisial KY dan HM.

“Ada semalam dua orang yang diamankan, inisial KY dan HM. Langsung dibawa ke Polres,” ujar Kapolsek Bone-bone Kompol Harold Kaloari kepada detikcom, Sabtu (12/12/2020).

Kedua pelaku ditangkap polisi di rumah masing-masing di Desa Sidomukti dan Desa Patoloan, Kecamatan Bone-bone, sekitar pukul 23.00 Wita, Jumat (11/12).

Setelah ditangkap, kedua pelaku langsung menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Polres Luwu Utara. Polisi tengah mendalami keterangan KY dan HM mengenai insiden penyerangan dan pembakaran satu unit rumah dan tiga unit mobil milik relawan calon bupati petahana di tiga lokasi berbeda pada Jumat (11/12) dini hari.

“Untuk data-data lebih lengkap barangkali akan segera dirilis oleh Polres,” tutur Kompol Harold.

Sebelumnya, penyerangan oleh pelaku tersebut terjadi di tiga titik di Kecamatan Bone-bone dan pada waktu yang bersamaan. Lokasi pertama terjadi pada pukul 01.30 Wita, di rumah pendukung atas nama Fandi di Desa Sidomukti yang menyebabkan satu mobil ludes terbakar.

Kemudian, penyerangan kedua terjadi di kediaman Fajar, yang berlokasi di Desa Patoloan. Kejadiannya juga sekitar pukul 01.30 Wita, yang menyebabkan satu unit mobil juga terbakar.

Kasus ketiga terjadi di kediaman Murtoyo, waktunya juga terjadi sekitar pukul 01.30 Wita. Di lokasi tersebut api hanya membakar atap garasi mobil miliknya.

Terkait insiden ini, calon Bupati petahana Luwu Utara Indah Putri Indriani meminta massa pendukungnya tetap tenang dan menahan diri setelah adanya penyerangan oleh orang tak dikenal (OTK) di sejumlah rumah pendukung. Indah meminta polisi segera mengusut tuntas penyerangan tersebut.

“Saya minta semua pendukung, tim tetap menahan diri tapi tetap waspada,” kata Indah dalam keterangannya yang diterima, Jumat (11/12).

Indah lalu meminta pendukungnya tidak terpancing oleh peristiwa penyerangan ini. Dia menyerahkan semua ke aparat kepolisian.

“Jangan terpancing, biarkan pihak kepolisian yang bekerja menyelesaikan kasus ini,” ujarnya.

 

Sumber:detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here