Penusuk Imam Masjid Pekanbaru Bakal Bebas dari Jeratan Hukum,Kok bisa?

0
78

 

Bukatutup.net, Pekanbaru- Pelaku penusukan Imam Masjid Al Falah Pekanbaru berinisial IM berpeluang Lolos dari Jeratan Hukum. Hasil observasi kejiwaan nya di Rumah sakit Bhayangkara sudah Keluar, dimana tersangka 24 tahun itu disebut mengalami gangguan Jiwa berat.

Kasubbid Yanmed Dokkes RS Bhayangkara Polda Riau Komisaris Supriyanto menjelaskan,Observasi kejiwaan tersangkang berlangsung sembilan Hari.
Dokter yang memeriksa mulai dari umum Kejiwaan hingga ahli psikolog .

Selama Pemeriksaan, tersangka tidak pernah kooperatif dengan Petugas medis.
Selain itu, tersangka sering merasa terganggu kalau diajak berbicara selama berada diruang perawatan.

“Tim menemukan adanya gangguan Psikotik,Waham Dan Paranoid secara menetap “sebut Supriyanto,jumat petang,14 Agustus 2020.
Dengan gejala ini, Petugas menyimpulkan tersangka mengalami gangguan kejiwaan berat karna juga sering berhalusinasi, Akibat nya tersangka bertindak irasional atau tidak dikendalikan pikiran.
Supriyanto menyebut hasil observasi kejiwaan ini sudah diserahkan penyidik Polsek Pekanbaru Kota, Terpisah Kapolsek Pekanbaru Kota Ajun Komisaris Stevie Arnold Rampengan mengatakan tersangka masih ditahan, Berkas nya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negri Pekanbaru.

“Saat ini penyidik masih menunggu petunjuk dari jaksa,kata Stevie,

Sementara Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru
Komisaris Awaludin Syam mengatakan Tugas penyidik dalam satu tindak pidana adalah membuat terang, Caranya dengan melengkapi Petunjuk, melengkapi alat bukti Dan melengkapi berkas.
Itu kemudian disajikan ke jaksa dijelaskan begini kondisi tersangka.
Apapun hasilnya nanti, itu diluar kewenangan kepolisian”sebut awal .
Penusukan ini terjadi pada 23 juli 2020 malam, korban Yazid Nasution, ketika berdoa setelah menjadi imam Salat Isya berjamaah diserang pelaku menggunakan pisau .

  1. Korban Dan tersangka sudah saling kenal.
    Beberapa Kali tersangka berkonsultasi kepada korban kerena permasalahan pekerjaan.
    Tidak puas terhadap solusi korban menjadi motif
    Kejadian ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here